|
Ahhh, lega rasanya, setelah dua kali bulak – balik, kamar pojoknya ada yang ngisi, akhirnya giliran saya…, emang pagi-pagi, waktu “prime time” buat kamar yang satu ini.
Sambil menikmati, pikiran menerawang.., kenapa ya, doa masuk kamar ini kok “ALLOOHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAIST” (artinya “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari godaan setan laki-laki dan perempuan”)
Ih, berarti di sini ada setan…, lengkap lagi, laki-laki sama perempuan…,waa..serem..,
Eh, tapi di mana – mana ada setan kok, ditempat tidur saat adzan subuh memanggil, ada setan yang bilang “tenang aja, masih lama kok.., nambah tidur 10 menit gpp lagi..”, di jalanan juga ada setan, pas di salip orang, setan itu mendorong kita bilang “woi, yang bener klo nyupir, lo ngajak berantem ya…!!!”, pas ada wanita cantik (dewasa), yang masih memakai baju SD (kasian deh, ga punya baju, sampai minjem punya adiknya), atau ada laki-laki macho, setan menggoda kita “eh,liat liat, cantik tau, lirik dikit gpp kali, subhanallah..,amat indah ciptaan Allah, coba intip deh klo ga percaya, asal jangan ngedip aja…(gubrak..,)” pas makan siang, setan bikin pikiran kita melayang-layang, ngeliat pelayan, sibuk milih menu makanan, jadi lupa baca doa makan, di lahapan akhir, dia bilang “ayo tambah lagi, biar cepet gemuk…,” akhirnya, kita kekenyangan, shalat males-malesan, kerja asal-asalan, (mending pesbukan..:d), terus, setan hadir menggoda kita, dari bangun tidur sampai tidur lagi, di kamar, di jalanan, di tempat kerja, di tempat belajar, di mesjid, dst.
Memang begitulah kerjaan setan, dari jauh – jauh hari, setan sudah teken kontrak, akan menggoda manusia, supaya mengikuti ajakannya, dan akhirnya nemenin dia di neraka. Ketika Iblis (nenek moyang setan) di usir Allah swt karena tidak mau patuh, menuruti perintah Allah swt untuk bersujud pada Adam AS, akhirnya di usir dari syurga, dan dapat kavling di neraka, Iblis memelas untuk di beri tangguh… “Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh." Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)." (QS. 7:14-17)
Nah, itulah janji setan, yang ditepati hingga hari kiamat kelak, (ngomong2 setan mantep ya, nepatin janji), setan setiap waktu sibuk, mengatur strategi, membuat perencanaan, mengorganisir, take action, dan mengevaluasi (plan, organize, act, evaluate), dari berbagai arah, setiap ada celah, mereka masuki, apakah melalui harta, wanita, tahta, atau melalui tv, internet, hp, koran, majalah, billboard, dst. Targetnya adalah membuat manusia tidak bersyukur, tidak taat pada Allah swt. Sehingga Goal besarnya, bersama-sama reuni di neraka dengan banyak yang nemenin, akan tercapai.
Jadi setiap hari, bahkan setiap waktu, kita dalam arena pertarungan, manusia vs setan, pertandingan abadi, yang tak kenal waktu, tak kenal tempat,karena setiap tempat bisa menjadi arenanya.
Tapi, bukankah setan bisa melihat kita, sementara kita tidak? Mana tak ada wasitnya lagi…,? ga adil dong…!
Eit, sebentar gan..,sabar dulu, sebenulnya rahasia kelemahan setan, sekaligus jalan kemengan kita, sudah di bocorkan jauh-jauh hari, coba kita putar lagi rekamannya (sebelum di sita polisi…,KPK… kali ?)
“Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka." Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.” (QS 15 : 39-42)
Hanya orang yang ikhlas (mukhlis), yang tak bisa di sesatkan setan, hanya mukhlisin (orang-orang yang ikhlas, bukan tetangga sebelah ya..) yang bisa menang dan membuat setan mati langkah, karena aktifitasnya selalu dalam bingkai untuk dan karena Allah swt, sehingga Allah SWT sendiri yang akan menjaganya. Orientasinya hanya pada Allah saja, ketika tidur, ia niatkan untuk istirahat, supaya nanti bisa seger lagi beribadah, dan bekerja. Ketika mandi dan gosok gigi, ia melakukannya, karena Allah mencintai kebersihan. Ketika berolah raga, ia sadar, bahwa setiap titipan Allah harus di syukuri, termasuk badan. Ketika berangkat kerja, ia semangat, karena tak mau menjadi beban, menengadahkan tangan, untuk menafkahi keluarganya, juga supaya bisa bersedakah. Ketika makan, ia niatkan supaya tenaga pulih lagi, sehingga bisa khusyu beribadah, dan produktif lagi berfikir dan bekerja, ketika dan ketika yang lain, Allah’s oriented yang ada dalam fikirannya, dzikirnya tak sekedar di awal aktifitas,(ta’awudz, bismillah dan doa) tapi di sepanjang aktifitasnya ia berdzikir dengan geraknya..
Ya..., semoga dan mari berusaha, kita termasuk orang – orang yang ikhlas, sehingga setan kurus kering, dan tak berkutik, serta kita tak menjadi temannya kelak di neraka, karena kita juga tak menjadikan mereka teman ketika didunia.
“Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada kami (di hari kiamat) dia berkata: "Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan maghrib, maka syaitan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia).” (QS.43:38)
Akan tetapi, kita menjadikan mereka musuh…,yang atas izinNya, kita bisa taklukan…!
“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala” (QS. 35:6)
Wallohu’alam,
|