Forum Pembangunan

"Orang yang kuat itu bukanlah yang pandai bergulat, tetapi yang dapat menguasai diri ketika dia marah"
~ HR. Imam Ahmad dan Ibnu Hibban
Beda kendaraan tapi satu tujuan, nikmati perjalanan aja
Written by Tedi Darussalam   

sakit nelen

Gleg…gleg…gleg…,alhamdulillah..,abis minum agak enakan. Kenapa jadi susah nelen gini ya? harus banyakin minum nih kayaknya, hindari gorengan, sama penyedap rasa. Sakit nelen, bisa jadi karena virus, karena bakteri, atau karena makan makanan yang tidak aman, misalkan duri ikan, cuka yang berlebih, apalagi kalau keselek biji kedongdong..:d.

Menu hari ini apa nih ? nasi – ikan  asin – ayam – sambel – gorengan tempe – sayur lodeh.., wah…,ada bubur ga ya? lagi sakit nelen nih, atau cukup nasi sama lodeh aja deh, jangan memaksakan diri makan yang lainnya, biar ga sakit, dan cepet sembuh.

Duh, betapa ternyata di setiap kita nelen makanan, ada nikmat yang begitu besar. Baru terasa sekarang, saat sakit, padahal belum lama sakitnya, tapi sudah merasa ga nyaman, sementara sudah ribuan jam tenggorokan ini fit, sudah ribuan kali nelen makanan dengan nikmatnya,

Astaghfirullah…ya Rabb, barangkali kita sering lupa mensyukuri nikmat nelen ini, dan Allah swt, mengingatkan kita dengan caranya. Kadang yang terpikirkan ,masalah demi masalah yang memenuhi keseharian kita, padahal di sisi lain, ada nikmat nikmat yang begitu banyak, yang sudah berjalan dari jauh – jauh hari, namun sering luput dari hati kita. 

Alhamdulillah…, golongkan kami menjadi hamba yang bersyukur atas nikmat-nikmatMu ya Rabb, dan ingatkan kami, jika syukur kami sudah mulai luntur, its better Engkau ingatkan hari ini, walaupun agak sakit dikit, dari pada kami harus menanggung siksaan tak terperi kelak, di yaumil akhir, karena kami lalai bersyukur.

Iya.., situasi keselek, sakit nelen, bahkan lebih parah dari itu, jadi salah satu type siksaan kelak di hari pembalasan. Bagi golongan yang memilih neraka sebagai tempat istirahat akhirnya, salah satu menu makanannya adalah buah dari pohon zaqqum. Pohon yang akarnya tumbuh dari dasar neraka ini, memiliki mayang seperti kepala syetan, kalau setetes aja bagian buah zaqqum ini jatuh ke bumi, maka seisi bumi akan hancur, (jauh lebih dahsyat dari tsunami, atau gempa kiamat yang kayak di film itu). Kalau sakit nelen sekarang, kita bisa menyesuaikan menu makanan, banyak minum, dan berobat, tapi kelak penghuni neraka itu, tak bisa memilih selain menu istimewa ini “hidangan zaqqum special”.

Kebayang, kalau kita makan nasi yang masih panas, atau minum teh yang masih panas, lidah terasa kaget, apalagi zaqqum, yang setetes saja panasnya bisa menghancurkan seisi bumi. Tapi karena situasi neraka saat itu, yang demikian panas, siksaannya yang demikian dahsyat, membuat para penghuninya amat lapar tak tertahankan, tak ada pilihan lain selain makan yang ada, mereka memenuhi isi perutnya dengan zaqqum ini, hingga ususnya terbuari berantakan. Setelah itu, mereka kehausan, dan mencari minum yang menyegarkan, tapi lagi – lagi tak ada minuman segar itu, yang ada hanya air mendidih, atau air nanah yang menjijikan. Karena haus yang tak tertahankan, akhirnya mereka meminum juga. Pas mau minum, baru sampai depan muka, belum sempet di minum, karena saking mendidihnya, eh..,wajah keburu meleleh, mata keburu copot, gigi keburu rontok, aduuh ngeri banget deh pokoknya…, mudah-mudahan kita jangan sampai termasuk penikmat sajian itu.

Caranya gimana ?
Amat berat emang, karena jalan menuju “restoran zaqqum” itu penuh dengan kenikmatan, di sisi-sisinya di hiasi bunga yang harum dan indah (godaan perempuan/lawan jenis), di atasnya ada atap megah (kekayaan), dan di bawahnya disediakan karpet merah (jabatan/prestise), tapi dengan bantuan Allah swt, insyaallah akan mudah, untuk kita  melewati jalan lain,y aitu jalan menuju syurga, yang diatasnya kadang disinari panas yang amat terik, hingga mencucurkan keringat, disisinya jarang ada warung, sehingga membuat perut lapar keroncongan, membuat tenggorokan kering kehausan, didepannya banyak halangan yang membuat isi dompet terkuras pas-pasan, air mata menetes tak tertahankan, hinaan, cacian bahkan ancaman dan serangan mematikan. Dibawahnya penuh duri, yang mesti dilalui dengan kehati-hatian ekstra. Tapi di ujung sana, hidangan – hidangan syurga menanti di santap, di sajikan oleh bidadari-bidadari yang jika sehelai saja rambutnya jatuh ke bumi, maka seisi bumi bisa terpesona dengan keharuman dan keindahannya, buah – buahan yang tinggal di petik, tanpa harus ke pasar dulu, apalagi harus manjat. Minumnya kita tinggal milih, apa mau susu yang mengalir, tinggal nyiduk, atau mau jahe yang menghangatkan, mau madu yang amat manis, pokoknya tinggal milih deh. Kasur yang empuk, cuaca yang sejuk, dan yang paling wah, bisa melihat wajah Allah SWT secara langsung tanpa aling-aling. Mudah-mudahan kita termasuk salah satu penghuninya.

Iya, gimana caranya ? yang tadi juga belum di jawab !?
Mmhh, gmn kalau sejak sekarang kita ga menanam benih zaqqum, tapi kita sibuk menabung kebaikan untuk beli jahe, kasur, dan semua fasilitas syurga. Setiap hari sering lisan kita berdoa minta masuk syurga, dan dihindarkan neraka, tapi kenyataannya, langkah kita mengambil jalan yang berbeda.

Gmn kita tahu, kalau jalan kita keliru ?
Mmhh.., biasanya aromanya sudah bisa kecium kok, walaupun secara kasat mata indah, tapi kalau membuat kita gerah, hati bergejolak tak tenang, itu artinya kita mendekati sumber panasnya neraka. Tapi kalau hati bawaannya tenang, ga gelisah,walaupun kadang dompet kering, perut teriak protes, tenggorokan parau, badan lunglai, mata ngantuk, bahkan dapet kritik pedas, itu artinya kita mendekati sumber ketenangan, yaitu syurga yang amat indah.

Jadi gimana kalau kita barengan meniti jalan syurga yu, dengan iman dan amal sholeh, saling mengingatkan pada kebenaran dan kesabaran. Kalaupun kita beda “kendaraan”, kamu mau naik bis, dan saya mau naik ‘alphard’ :d, ya ga apa apa, yang penting tujuan kita sama kan, jangan saling nyalip dan menjatuhkan. Jangan memaksakan semuanya harus naik bis, nanti bisa kepenuhan bahkan kecelakaan, insyaallah jika tujuan kita sama, akhirnya kita bisa bertemu di tempat akhir yang sama pula. Amiin

Wallahu ‘alam, semoga bemanfaat…

Cabut bang …., lewat jalan syurga ya.., bisi keburu kiamat nih, ntar di depan berhenti dulu, ada teman yang mau ikut :)

“Rasulullah Shallahu’alaihi wa Sallam bersabda,”Seandainya setitik dari zaqqum diteteskan di dunia niscaya akan menghancurkan kehidupan semua penghuninya. Lalu bagaimana dengan keadaan orang yang menjadikan zaqqum sebagai makanannya?” (HR. Tirmidzi)

“Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa. (Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas” (QA. Ad Dukhaan:43-46)

“Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum, dan akan memenuhi perutmu dengannya. Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas. Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum. Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan” (Al-Waqi'ah:51-56)

"(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim. Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dan dasar neraka yang menyala. mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas." (QS. Ash-shafat : 62-67)

“Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.” (QA. Al-kahfi : 29)

“Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin”. (QS. Ar-Rahman : 56)

“(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)

“Dari Anas bin Malik ra. Nabi Saw pernah bersabda, "seandainya bidadari dari surga menampakkan dirinya kepada penduduk dunia, cahaya tubuhnya akan berpendaran meliputi ruang antara langit dan bumi, dan kerudung rambutnya lebih elok daripada dunia dan segala isinya". (HR. Bukhari)

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine

( 0 Votes )
 

Add comment


Security code
Refresh